Contoh Bisnis Spekulatif

Penjelasan dan Contoh Bisnis Spekulatif

Penjelasan dan contoh bisnis spekulatif ini ialah artikel yang akan memaparkan dan menjelaskan mengenai berbagai macam bisnis spekulatif yang di kemas sengaja oleh tabloid bisnis sebagai sarana untuk memberikan gambaran bagi Anda yang membutuhkan.

Istilah bisnis spekulatif memang terdengar asing bagi sebagian besar masyarakat. Bahkan mungkin saja masih banyak orang yang belum tahu apa yang di maksud dengan bisnis spekulatif itu.

Apakah Anda belum tahu bisnis spekulatif itu apa? Jangan khawatir, karena di artikel yang sedang Anda baca ini akan mengulas mengenai bisnis spekulatif. Langsung saja kita bahas pengertian bisnis spekulatif terlebih dahulu. Jika Anda menebak bahwa kata spekulatif berasal dari bahasa Inggris, maka jawaban Anda benar sekali.

Dalam bahasa Inggris spekulatif di tulis seperti ini “speculative”. Selain berasal dari bahasa Inggris, spekulatif juga berasal dari bahasa Latin yakni “speculari”. Walaupun berasal dari dua bahasa yang berbeda, namun pengertiannya sama kok. Speculative atau speculari bisa bermakna “yang melihat ke depan”.

Jadi jika dihubungkan dengan bisnis maksudnya adalah para pelaku bisnis hanya berspekulasi mengenai nilai suatu barang di waktu mendatang walaupun barang tersebut sebenarnya belum tentu ada saat mereka memperdagangkannya.

Rumit sekali bukan pengertian bisnis spekualtif bagi orang awam seperti kita. Untuk memudahkan pemahaman kita mengenai bisnis spekulatif, mari kita simak contoh-contohnya pada ulasan di bawah ini.

Penjelasan dan contoh bisnis spekulatif adalah sebagai berikut ini :

• Perdagangan Indeks Saham

Contoh bisnis spekulatif yang pertama yakni perdagangan indeks saham. Anda tentunya pernah mendengar di berita televisi mengenai perdagangan indeks saham ini. Indeks saham sendiri merupakan bentuk gabungan dari beberapa saham-saham yang termasuk ke dalam jenis saham unggulan di berbagai sektor.

Misalnya Indonesia memiliki indeks saham yang bernama Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia atau yang biasa di singkat IHSG.

• Perdagangan Komoditi

Contoh bisnis spekulatif yang selanjutnya adalah perdagangan komoditi. Setiap negara tentunya memiliki barang komoditi yang khas untuk di perdagangkan di perdagangan internasional. Misalnya saja Indonesia terkenal akan produksi barang komoditi rempah-rempahnya, kopi, bahkan emas.

• Perdagangan Valuta Asing

Contoh bisnis spekulatif yang berikutnya ialah perdagangan valuta asing. Perdagangan valuta asing yaitu perdagangan yang di lakukan antara mata uang suatu negara dengan mata uang dari negara lainnya.

Dari beberapa contoh di atas, apakah membantu Anda dalam memahami bisnis spekulatif? Jika belum, simak ciri-ciri bisnis spekulatif di bawah ini :

  • Hasil dari bisnis spekulatif selalu tidak tentu dan sangat sulit sekali ditebak.
  • Dalam bisnis spekulatif, sesuatu yang di perdagangkan belum tentu ada.
  • Permainan uang.
  • Keuntungan yang dijanjikan sangat besar untuk para pelaku bisnis spekulatif ini.
  • Para pelaku bisnis spekulatif ini harus membayar terlebih dahulu di muka.

Perlu Anda tahu bahwa setiap bisnis pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan termasuk bisnis spekulatif ini. Kelebihan dari bisnis spekulatif adalah keuntungan yang besar yang dijanjikan untuk para pelaku bisnis spekulatif ini.

Sedangkan kelebihannya adalah sifatnya yang tidak mudah ditebak tadi seperti harga saham yang setiap detiknya berubah bisa naik bisa pula turun. jika Anda sedang tidak beruntung mungkin Anda akan mengalami kerugian yang besar.

Setelah menyimak beberapa contoh bisnis spekulatif diatas, tentunya sekarang Anda sudah mempunyai gambaran mengenai keputusan terbaik yang akan Anda ambil. Jika ternyata hal ini masih belum cukup bagi Anda, dengan mudah Anda dapat menemukan materi yang sama di berbagai tabloid peluang usaha yang banyak beredar di sekitar Anda atau bisa juga Anda dapatkan di Internet.

1

No Responses

Write a response